SHARE

air mata ibuMaafkan Ibu, anakku. Malam ini kamu temukan aku menangis dalam kamarku, padahal aku telah berjanji, Ibu seorang wanita yang TEGAR, Ibu tak akan pernah meneteskan air mata di hadapanmu.

Ternyata Ibu tak setegar yang ibu pikirkan, oleh karena itu MAAFKAN IBU. Tapi percayalah bahwa air mata yang jatuh ke pipi ini bukanlah karenamu. Air mata ini akhirnya jatuh hanya karena Ibu tak mampu menemukan cara bagaimana untuk menjelaskan apa yang telah membuat perasaan Ibu terluka.


4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

*